UNESA dan UDCK Vietnam Perkuat Kerja Sama melalui Pengembangan Program Double Degree

Surabaya, 18 Agustus 2026 — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pengembangan kerja sama akademik dengan University of Danang – University of Danang Campus in Kon Tum (UDCK), Vietnam). Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam kegiatan “Working Program Between UDCK (Vietnam) and UNESA (Indonesia)” yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di Meeting Room A, UDCK.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Prof. Martadi, M.Sn., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNESA, bersama Prof. Dr. Roeselyna Ekawati, Director of Education, serta jajaran pimpinan dan staf UDCK yang terdiri atas Direktur UDCK, pimpinan bidang akademik, kemahasiswaan dan kerja sama internasional, serta perwakilan fakultas.

Kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi, perkenalan masing-masing institusi, dan sambutan dari Dr. Nguyen To Nhu, Director of UDCK. Selanjutnya, Prof. Dr. Roeselyna Ekawati menyampaikan pengenalan mengenai UNESA dan perkembangan kerja sama internasional yang menjadi bagian dari strategi penguatan kualitas pendidikan dan pengalaman akademik global bagi mahasiswa.

Salah satu agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan joint education dan double-degree program antara UNESA dan UDCK. Dalam sesi tersebut, Ika Diyah Candra Arifah, selaku Kepala Seksi Kelas Internasional, mempresentasikan desain kurikulum program double degree yang sedang dikembangkan oleh kedua institusi.

Presentasi mencakup dua rancangan program strategis. Pertama, program Double Degree antara Program Studi Bisnis Digital UNESA dan Business Administration UDCK. Kedua, program Double Degree antara Program Studi Sains Data UNESA dan Information Technology UDCK.

Pembahasan desain kurikulum diarahkan untuk memastikan adanya keterpaduan capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, beban studi, serta pembagian masa studi di masing-masing perguruan tinggi. Integrasi kurikulum tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar lintas negara sekaligus memastikan mahasiswa memperoleh kompetensi yang relevan dengan perkembangan bisnis digital, administrasi bisnis, sains data, dan teknologi informasi.

Pengembangan kedua program tersebut juga menjadi langkah penting dalam memperluas pilihan mobilitas akademik mahasiswa UNESA. Melalui skema double degree, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional, tetapi juga berkesempatan membangun kompetensi global, memperluas jejaring, serta memahami praktik pendidikan dan dunia kerja di kawasan Asia Tenggara.

Selain aspek akademik, pertemuan turut membahas aspek regulasi dan administrasi penyelenggaraan program bersama. Dokumen Dual-Degree Joint Program Checklist yang menjadi bahan pembahasan mencakup berbagai persyaratan penyelenggaraan pendidikan bersama dengan mitra asing, antara lain dokumen persetujuan program, legalitas kedua institusi, kewenangan penyelenggaraan program, akreditasi atau pengakuan mutu, serta dokumen kerja sama berupa Memorandum of Understanding/Agreement (MOU/MOA).

Kedua pihak juga membahas pembagian tanggung jawab dalam penyelenggaraan program, meliputi kurikulum, bahan ajar, dosen, fasilitas pembelajaran, asesmen, pemberian gelar, serta pengaturan pembiayaan. Aspek tersebut menjadi penting untuk memastikan program double degree memiliki tata kelola yang jelas dan dapat memenuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia maupun Vietnam.

Agenda pertemuan kemudian diakhiri dengan pembahasan draft Memorandum of Agreement (MoA) Double Degree antara UNESA dan UDCK. Pembahasan draft MoA menjadi langkah konkret untuk menerjemahkan hasil diskusi akademik ke dalam kerangka kerja sama yang lebih operasional, khususnya terkait pelaksanaan program, hak dan kewajiban masing-masing pihak, mekanisme akademik, mobilitas mahasiswa, pengakuan kredit, serta aspek penyelenggaraan lainnya.

Melalui pertemuan ini, UNESA dan UDCK menunjukkan komitmen bersama untuk membangun kerja sama pendidikan tinggi yang lebih konkret, terstruktur, dan berkelanjutan. Pengembangan program Double Degree pada bidang Bisnis Digital–Business Administration dan Sains Data–Information Technology diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata penguatan internasionalisasi kurikulum UNESA sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pendidikan bertaraf internasional.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat berkembang tidak hanya pada bidang pendidikan, tetapi ke depan mencakup student mobility, faculty mobility, joint research, joint training, dan berbagai bentuk kolaborasi akademik internasional lainnya, sehingga kemitraan UNESA dan UDCK memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan institusi dan peningkatan daya saing lulusan di tingkat global.

#UNESA #KelasInternasionalUNESA #DoubleDegree #JointDegree #InternationalEducation #InternationalCollaboration #StudentMobility #GlobalCompetence #SDGs #SDG4 #SDG17 #GlobalPartnership #UNESAxUDCK

Berita Unesa

Berita MBKM